Pesta Rakyat Penutup HUT RI ke-80 dan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pamboang adalah Momentum Silaturrahmi dan Apresiasi Kebersamaan
Pesta rakyat ini menjadi penutup dari rangkaian perayaan HUT RI yang berlangsung selama 56 hari—menjadikannya salah satu perayaan kemerdekaan terpanjang di Indonesia. Diinisiasi oleh Panitia HUT RI Nasional (PHRN) Kecamatan Pamboang, kegiatan ini diwarnai oleh berbagai lomba olahraga dan seni (Porseni) yang melibatkan instansi, sekolah, lembaga, dan seluruh elemen masyarakat.
Meski menghadapi berbagai tantangan dalam pelaksanaannya, semangat gotong royong dan kekompakan masyarakat Pamboang berhasil membawa acara ini hingga ke puncaknya. Ketua PHRN, Muhammad Yasin Jamil, dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan sukses, menjadi bukti nyata semangat bela negara dan kecintaan terhadap tanah air.
Dalam rangkaian acara, tausiyah Maulid Nabi Muhammad SAW disampaikan oleh Ustaz Ridwan, mantan Anggota DPRD Kabupaten Majene. Ia menekankan pentingnya meneladani kepemimpinan Rasulullah, SAW sebagai pemimpin umat dan kepala negara. “Rasulullah adalah sosok yang dikagumi bukan hanya oleh umat Islam, tetapi oleh seluruh ummat di dunia. Beliau adalah inspirasi dalam kepemimpinan yang adil dan bijaksana,” ujar Ustaz Ridwan, mengutip ayat Al-Qur’an: _Wa ati’ullaha wa ati’urrasul wa ulil amri minkum_.
Wakil Bupati Majene, Dr. Andi Rita, M.Si, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara ini. Ia apresiasi terhadap kekompakan masyarakat Pamboang yang tetap semangat merayakan kemerdekaan di tengah tantangan ekonomi. “Ini adalah bukti bahwa semangat kebangsaan dan cinta tanah air tetap hidup di tengah masyarakat Pamboang, Saya berharap kegiatan seperti ini terus dilestarikan sebagai budaya tahunan,” ujarnya.
Sebagai bentuk penghargaan, panitia juga memberikan apresiasi khusus kepada peserta Paskibra yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam mengimplementasikan nilai-nilai bela negara.
Pesta rakyat malam ini bukan sekadar penutupan, melainkan simbol semangat baru bagi masyarakat Pamboang untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan negara. Porseni menjadi wadah apresiasi terhadap minat dan bakat generasi emas Pamboang, sekaligus memperkuat silaturrahmi dan kebersamaan lintas generasi.
Acara ditutup dengan suasana penuh haru dan kebanggaan, menandai akhir dari perayaan panjang yang tak hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai spiritual dan sosial masyarakat.
Demikian Info KaMAr TV News
By Tasriq







Komentar