Perlu diketahui agar tdk mengkerdilkan suatu nilai dgn normanya, Anna iya tutia disanga mara'dia ialah kepala pemerintahan, lurah kades, bupati, gubernur, presiden, semua bergelar kepala (mara'dia), jadi pembagian statuta dan strata sosialnya harus dimengerti terlebih dahulu, kemudian jabatan struktural dan non-struktural dalam hadat suatu kerajaan ada masa dan kekuasaan (gassing) yang suatu waktu bisa digantikan (malai dilakka'ii) tergantung kesepakatan hada dalam penerapan struktur organisasi hadat dan kerajaan, tidak menutup kemungkinan iya anak mara'dia iya menjari mara'dia,,tdk tertutup kemungkinan iya anak mara'dia, menjari pabicara, tidak tertutup kemungkinan iya anak mara'dia iya menjari joa' dan jabatan struktural dan non-struktural dalam struktur organisasi suatu kerajaan,, intinya selain ditimbang laoi di kadar cera' dipappaolai toi laoo di potensi diri, terkait pertanyaan tentang mara'dia malolo sebagai menteri pertahanan membawahi appe jannangan yakni joa matoa paburasang, passinapang, pakkabusung dalam hal ini joa' merupakan pasukan yang artinya luas bukan seperti halnya joa' diartikan prajurit yang hanya dikultuskan sbgai kumpulan orang berani mati atau garda terdepan/brigade mobile,, joa' dan sariang punya tugas yg fleksibel, seandainya jaman skrg ada prajurit yg punya tugas khusus dalam mengatur persenjataan (gudang dan keluar masuknya stock senjata), selain joa' dan sariang juga ada tomabuweng dan ke'de dibawah instruksi langsung mara'dia malolo,, dimana tomabuweng fungsinya sebagai penasihat militer dan ke'de fungsinya sebagai pelaksana kebijakan, baik dalam pengatur strategi perang bisa juga berlaku seperti joa' jika diperlukan, dalam keperluan zaman ada beberapa jenis joa' semisaL joa' kalula' (pasukan khusus berani mati) juga ada pasukan khusus arayang yg tidak bergelar joa',,semisal pallili arrua+Pitumpanua (parrommo'), jadi perlu diluruskan mengenai banyak penulis buku dimana joa' hanya diartikan sebagai prajurit/brigade mobile/perisai hidup, karena hakikatnya joa' sariang ke'de tomabuweng merupakan jabatan struktural kerajaan dimana tugasnya fleksibel dan dasar perekrutannya boleh dari tau pia (orang baik) maupun bija mara'dia (orang bangsawan ataupun tau samar (orang kebanyakan).
Perjuangan Guru Inpassing Madrasah Swasta: Ajbar Siap Menyuarakan Aspirasi ke DPR RI
Info KaMAr TV News - Dalam upaya memperjuangkan nasib guru inpassing madrasah swasta, Anggota DPR RI Dapil Sulawesi Barat, Ajbar, S.P., menghadiri sarasehan dan dialog bersama Pengurus Wilayah Perkumpulan Guru Inpassing Nasional (PGIN) Sulawesi Barat. Bertempat di Aula MTsN 2 Majene, acara ini mengusung tema _ “Pentingnya Guru Sertifikasi Inpassing Madrasah Swasta Diberikan Akses dalam Penerimaan dan Pengangkatan ASN (P3K )”_, sebuah topik yang menggugah perhatian dan kepedulian banyak pihak. Kehadiran puluhan guru honorer bersertifikasi dan inpassing dari madrasah swasta dan negeri di Kabupaten Majene dan Polewali Mandar menjadi bukti nyata betapa besar harapan mereka terhadap perubahan kebijakan. Dalam sambutannya, Ajbar mengapresiasi semangat juang para guru yang terus berupaya memperjuangkan hak mereka meski dihadapkan pada tantangan keterbatasan anggaran. _"PGIN ini luar biasa. Meski berstatus guru honorer bersertifikasi, mereka tetap melaksanakan kegiatan secara mandiri tan...
Komentar